Desain aktivitas Laboratorium Pada Materi Hubungan Medan Listrik dan Medan Magnet dengan Set Praktikum Thomson
Keywords:
HOTS, Kompetensi abad 21, Percobaan ThomsonAbstract
Abstract
Learning in the laboratory is aligned with the development of 21st-century competencies focused on Higher Order Thinking Skills (HOTS). The Thomson practicum illustrates the impact of magnetic and electric fields on electron beams. This hands-on activity necessitates a practical module to guide students during laboratory sessions. The comprehensive set of equipment and intricate tool configurations demands creativity, strong reasoning abilities, and a sense of responsibility in executing the activities. Thomson's practicum activities are highly suitable for cultivating 21st-century competencies that aim at fostering students' HOTS. The research and development process for the practicum module in this study follows the Dick & Carey model. The module includes video tutorials, pre-practicum learning activities, laboratory practicum activities, and post-practicum activities. Each stage in these activities contributes to the development of 21st-century competencies oriented towards students' HOTS. To assess the viability of the resulting product, material experts, media experts, and learning experts conducted a feasibility evaluation. The outcomes of the expert assessments yielded scores exceeding 85% in all categories. These results affirm that the practicum module produced is viable for instilling 21st-century competencies, specifically those aligned with students' HOTS.
Abstrak
Pembelajaran di laboratorium relevan dengan aktivitas pembentukan kompetensi abad 21 yang berorientasi kepada Higher Order Thinking Skill (HOTS). Praktikum thomson yang memperlihatkan pengaruh medan magnet dan medan listrik pada berkas elektron. Aktivitas praktikum ini membutuhkan modul praktikum yang menuntun mahasiswa di laboratorium. Set peralatan yang komplit dan setting alat yang kompleks sangat membutuhkan kreatifitas, daya nalar yang tinggi, dan tanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan. Aktivitas dalam praktikum thomson ini sangat tepat dalam melatih kompetensi abad 21 yang berorientasi membentuk HOTS mahasiswa. Modul praktikum yang dihasilkan dalam penelitian dan pengembangan ini menggunakan model Dick&Carey. Modul praktikum ini dilengkapi dengan video tutorial, aktivitas pembelajaran pra-praktikum, aktivitas praktikum di laboratorium, dan aktivitas pasca praktikum. Tahapan di setiap aktivitas menunjang terbentuknya kompetensi abad 21 yang berorientasi pada HOTS mahasiswa. Kelayakan produk yang dihasilkan dinilai oleh ahli materi, ahli media, dan ahli pembelajaran. Hasil uji kelayakan oleh ahli memberikan nilai > 85% untuk semua kategori. Hasil ini menunjukan bahwa modul praktikum yang dihasilkan layak dalam membentuk kompetensi abad 21 yang berorientasi pada HOTS mahasiswa.
References
Arief, M., Handayani, L., & Dwijananti, P. (2012). Identifikasi Kesulitan belajar fisika pada siswa RSBI: Studi kasus di RSMABI se Kota Semarang. Unnes Physics education Journal, 2.
Dick, W., Carey, L., & Carey, J. O. (2015). The Systematic Design of Instruction.United states of America: Pearson.
Dinatha, N., & Kua, M. (2019). Pengembangan modul praktikum digital berbasis nature of science (NOS) untuk meningkatkan higher order thinking skill (HOTS). Journal of education technology, 293-300.
Fahrozy, F., Iskandar, S., Abidin, Y., & Sari, M. (2022). Upaya pembelajaran Abad 19-20 dan Pembelajaran abad 21 di Indonesia. Jurnal Basic edu, 3093-3101.
Gunawan, R. (2022). Modul Pelatihan pengembangan bahan Ajar.Bandung: CV. Feniks Muda Sejahtera.
Indrasari, W., Fitriani, W., & Budi, A. S. (2022). The Level of Higher order Thinking Skills in Basic Physics Practicum. Journal of Physics: Conference Series, 2-9.
Marcella, Z., Susanti , N., & Dani, R. (2018). Analisis Hambatan Pelaksanaan Praktikum IPA terpadu di dua SMP Negeri Kota Jambi. Jurnal Pendidikan Fisika, 41-48.
Mardhiyah, R., Aldriani, S., Chitta, F., & Zulfikar, M. (2021). Pentingnya keterampilan belajar di abad 21 sebagai tuntutan dalam pengembangan sumber daya manusia. Jurnal Pendidikan, 29-40.
Mukhlis, M., & Tohir, M. (2019). Instrumen Pengukur Creativity and Innovation skills siswa di Sekolah Menengah di era Revolusi Industri 4.0. Indonesian Journal Of mathematics and Natureal science, 65-73.
Podolak, K., & Danforth, J. (2013). Interactive Modern Physics Worksheets Methodology and Assessment. Journal of Physics Education, 27-31.
Putri, D., Risdianto, E., & Sutarno, S. (2017). Identifikasi keterlaksanaan Praktikum Fisika SMA dan Pembekalan Keterampilan abad 21. Sains and Entrepreuneurship, 121.
Wayan, N., Wisnu, I. B., & Haifaturrahmah. (2020). Buku panduan Praktikum IPA Terpadu berpendekan saintifik dengan Berorientasi pada Lingkungan sekitar.NILCAKRA.