Pelatihan Menulis Cerita sebagai Konten di Media Sosial bagi Karang Taruna di Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi

Authors

  • Muhamad Fajar Rizkia Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Negeri Jakarta, Jalan Rawamangun Muka Raya No. 11, Kota Jakarta Timur 13220, Indonesia
  • Reni Oktaviani Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Negeri Jakarta, Jalan Rawamangun Muka Raya No. 11, Kota Jakarta Timur 13220, Indonesia
  • Nur Sekhudin Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Negeri Jakarta, Jalan Rawamangun Muka Raya No. 11, Kota Jakarta Timur 13220, Indonesia
  • Ayu Puspa Nanda Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Negeri Jakarta, Jalan Rawamangun Muka Raya No. 11, Kota Jakarta Timur 13220, Indonesia
  • Brayna Cindilo Charina Perangin-Angin Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Negeri Jakarta, Jalan Rawamangun Muka Raya No. 11, Kota Jakarta Timur 13220, Indonesia
  • Salshabhina Dwi Febriyanti Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Negeri Jakarta, Jalan Rawamangun Muka Raya No. 11, Kota Jakarta Timur 13220, Indonesia
  • Dyajeng Dwi Bestari Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Negeri Jakarta, Jalan Rawamangun Muka Raya No. 11, Kota Jakarta Timur 13220, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58797/teras.0402.02

Keywords:

story writing, content, technology, social media, menulis cerita, konten, teknologi, media sosial

Abstract

Abstract

This community service program aims to improve the writing skills of the community, especially the youth organization (Karang Taruna) and local youth. The writing skill targeted is story writing that utilizes technology such as social media and its current applications, such as writing stories for content. The program stems from a lack of understanding and utilization of writing activities outside formal settings such as school. Therefore, the program provided an introduction, knowledge, and training related to writing stories for content that can be utilized in economic and business fields, such as social media marketing. Today, information, knowledge, product recognition, and advertisements are not conveyed through images alone; they also require the use of the right words and sentences. Therefore, a basic understanding of how to develop appropriate writing or stories that align with a specific goal is needed. The activity was carried out in three stages: preparation, implementation, and report preparation. The implementation stage was carried out in one day and consisted of material delivery, practice, and discussion to achieve the expected competencies.

Abstrak

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi menulis masyarakat, terutama Karang Taruna dan pemuda setempat. Kemampuan menulis yang ditingkatkan adalah menulis cerita dengan memanfaatkan teknologi seperti media sosial dan penerapannya sesuai perkembangan saat ini, seperti menulis cerita untuk konten. Hal ini berawal dari kurangnya pemahaman dan pemanfaatan kegiatan menulis di luar kegiatan formal seperti sekolah. Oleh karena itu, dilakukan pengenalan, pemberian pengetahuan, dan pelatihan terkait menulis cerita untuk konten yang dapat dimanfaatkan dalam bidang ekonomi dan bisnis, seperti pemasaran melalui media sosial. Saat ini, informasi, pengetahuan, pengenalan produk, atau iklan tidak cukup disampaikan melalui gambar saja, tetapi perlu disertai penggunaan kata serta kalimat yang tepat. Oleh sebab itu, diperlukan pengetahuan mendasar tentang cara mengembangkan tulisan atau cerita yang tepat sesuai tujuan. Kegiatan dilaksanakan mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga penyusunan laporan. Tahap pelaksanaan berlangsung selama satu hari yang terdiri atas penyampaian materi, latihan, dan diskusi untuk mencapai kompetensi yang diharapkan.

References

Aksan, H. (2011). Proses kreatif menulis cerpen. Nuansa Cendekia.

Aryati, S., Utami, N. C. M., & Yarmi, G. (2024). Pemanfaatan digital storytelling dalam meningkatkan keterampilan menulis di sekolah dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(001 Des), 1141–1148. https://doi.org/10.58230/27454312.1434

Ashley, C., & Tuten, T. (2015). Creative strategies in social media marketing: An exploratory study of branded social content and consumer engagement. Psychology & Marketing, 32(1), 15–27. https://doi.org/10.1002/mar.20761

Dawudi, D. A., Pairin, U., & Indarti, T. (2024). Implementasi konten digital berbasis cerita rakyat untuk meningkatkan keterampilan menulis jenjang SMA. Journal of Education Research, 5(2), 2363–2370. https://doi.org/10.37985/jer.v5i2.1042

Flower, L., & Hayes, J. R. (1981). A cognitive process theory of writing. College Composition and Communication, 32(4), 365–387. https://doi.org/10.2307/356600

Kafrawi, M., & Evizariza, E. (2021). Pelatihan menulis cerita pendek untuk Komunitas Gemar Menulis Desa Bandul Kecamatan Tasik Putri Puyu Kabupaten Kepulauan Meranti. Bidik: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 48–52. https://doi.org/10.31849/bidik.v2i1.8190

Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of social media. Business Horizons, 53(1), 59–68. https://doi.org/10.1016/j.bushor.2009.09.003

Kokotsaki, D., Menzies, V., & Wiggins, A. (2016). Project-based learning: A review of the literature. Improving Schools, 19(3), 267–277. https://doi.org/10.1177/1365480216659733

Krisanjaya, K., Rahmawati, A., Wahyu, A., & Widia, I. (2025). Peningkatan kemampuan menulis pesan di media sosial dengan kesantunan berbahasa Indonesia masyarakat Kampung Sawah Bekasi. Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, 4(1), 49–58. https://doi.org/10.58797/teras.0401.05

van Laar, E., van Deursen, A. J. A. M., van Dijk, J. A. G. M., & de Haan, J. (2017). The relation between 21st-century skills and digital skills: A systematic literature review. Computers in Human Behavior, 72, 577–588. https://doi.org/10.1016/j.chb.2017.03.010

Maru, A., Silaban, D. I., & Molan, K. S. H. (2025). Edukasi etika komunikasi dalam berorganisasi karang taruna di Desa Ileboli Kecamatan Nagawutung. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 2801–2805. https://doi.org/10.31949/jb.v6i3.14879

Maryatin, M., & Yuliani, T. (2019). Membudayakan literasi pada masyarakat di Kelurahan Gunung Bahagia Balikpapan Selatan. Jurnal Terapan Abdimas, 4(1), 57–62. https://doi.org/10.25273/jta.v4i1.3809

Murdiani, T., Asnusa, S., Arsilenda, A., Herawati, H., & Pasaribu, R. R. (2023). Pemberdayaan UMKM Simuley dalam pemasaran digital melalui pelatihan menulis copywriting yang SEO-friendly. Prosiding Seminar Nasional Darmajaya, 1, 25–31. https://jurnal.darmajaya.ac.id/index.php/PSND/article/view/3807

Pratama, S. A., Fitriani, H., Anam, S., & Rifa’i, M. N. (2021). Pelatihan menulis cerita non fiksi pada mahasiswa Program Studi PGMI STKIP Nurul Huda Sukaraja OKU Timur. Jurnal Indonesia Mengabdi, 3(2), 55–59. https://doi.org/10.30599/jimi.v3i2.1462

Pulizzi, J. (2012). The rise of storytelling as the new marketing. Publishing Research Quarterly, 28(2), 116–123. https://doi.org/10.1007/s12109-012-9264-5

Sari, N. A., Natsir, M., Suhendi, I. D., & Muhajir, F. (2022). Pengembangan potensi dan kreativitas pemuda melalui workshop penulisan kreatif. Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1), 54–63. https://jurnal.fib-unmul.id/ruhuirahayu/article/view/39

Selwyn, N. (2008). “Not necessarily a bad thing ...”: A study of online plagiarism amongst undergraduate students. Assessment & Evaluation in Higher Education, 33(5), 465–479. https://doi.org/10.1080/02602930701563104

Semi, M. A. (2007). Dasar-dasar keterampilan menulis. Angkasa.

Suleman, D. (2023). Strategi copywriting untuk menulis promosi offline atau online. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 1–6. https://doi.org/10.54259/pakmas.v3i1.1543

Thohiriyah, T., Hapsari, C. T., & Haryanti, R. P. (2021). Konten kreatif berbasis stori lingkungan untuk media iklan produk berbahan dasar eceng gondok sebagai upaya penyelamatan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Tonil: Jurnal Kajian Sastra, Teater dan Sinema, 18(1), 61–74. https://doi.org/10.24821/tnl.v18i1.4603

Wadu, L. B., Ladamay, I., & Jama, S. R. (2019). Keterlibatan warga negara dalam pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan karang taruna. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(2), 1–8. https://doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v9i2.7546

Wijoyo, H. S. H., Mustofa, M., & Noor, F. (2023). Optimalisasi ketrampilan digital content creator pemuda Desa Mojodelik Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 2077–2086. https://doi.org/10.31949/jb.v4i3.5919

Winarti, M., Santosa, A. B., Yulianti, I., Gumelar, F. E., & Fathiarini, N. (2023). Keterampilan menulis dan bercerita untuk membangkitkan kecintaan sejarah bagi generasi muda. Publikasi Berkala Pendidikan Ilmu Sosial, 3(1), 27–43. https://doi.org/10.20527/pakis.v3i1.6980

Downloads

Published

2025-12-06

How to Cite

Muhamad Fajar Rizkia, Oktaviani, R., Sekhudin, N., Nanda, A. P., Perangin-Angin, B. C. C., Febriyanti, S. D., & Bestari, D. D. (2025). Pelatihan Menulis Cerita sebagai Konten di Media Sosial bagi Karang Taruna di Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, 4(2), 77–88. https://doi.org/10.58797/teras.0402.02

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 

You may also start an advanced similarity search for this article.