Pelatihan Bahasa Inggris Berbasis Kontekstual untuk Meningkatkan Kompetensi Komunikasi Calon Pelaku Wisata di Pantai Mananga Aba Sumba Barat Daya
DOI:
https://doi.org/10.58797/teras.0501.06Keywords:
pelatihan Bahasa Inggris, pembelajaran kontekstual, keterampilan berbicara, pariwisata berkelanjutan, Sumba Barat DayaAbstract
This community service program aimed to improve the English communication competence of prospective tourism actors at Mananga Aba Beach, Southwest Sumba Regency, particularly in speaking skills. The program was initiated in response to the participants’ low English communication abilities, which were indicated by limited vocabulary, lack of speaking fluency, difficulties in pronunciation, and low self-confidence in communicating with foreign tourists. The training employed a contextual teaching and learning approach combined with Task-Based Language Teaching (TBLT) and role-play as the main instructional strategies. The program was conducted over nine meetings consisting of eight instructional sessions and one closing session, involving 25 participants. The training materials were designed progressively and contextually based on tourism-related situations, covering topics such as greetings and introductions, numbers and prices, time, directions and locations, asking for help, tourism attractions, and safety and security. The results demonstrated significant improvement in participants’ speaking abilities, indicated by increased vocabulary mastery, better speaking fluency, improved pronunciation, and greater confidence in communicating without relying on written texts. The contextual, supportive, and non-judgmental learning approach proved effective in creating meaningful learning experiences and encouraging active participation. This program contributed positively to preparing local communities as prospective tourism actors who are better equipped to interact with foreign tourists and support sustainable tourism development at Mananga Aba Beach.
Abstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi komunikasi bahasa Inggris calon pelaku wisata di Pantai Mananga Aba, Kabupaten Sumba Barat Daya, khususnya pada keterampilan berbicara (speaking). Program dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan komunikasi bahasa Inggris masyarakat calon pelaku wisata, yang ditunjukkan melalui keterbatasan kosakata, kurangnya kelancaran berbicara, kesulitan pengucapan (pronunciation), serta rendahnya rasa percaya diri dalam berkomunikasi dengan wisatawan asing. Pelatihan dilaksanakan menggunakan pendekatan contextual teaching and learning dengan metode Task-Based Language Teaching (TBLT) dan role-play sebagai strategi utama pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan selama sembilan kali pertemuan yang terdiri atas delapan sesi pembelajaran dan satu sesi penutupan, dengan melibatkan 25 peserta. Materi pelatihan dirancang secara bertahap dan aplikatif sesuai konteks kepariwisataan, meliputi greetings and introductions, numbers and prices, time, directions and locations, asking for help, tourism attractions, serta safety and security. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbicara peserta yang ditandai dengan bertambahnya kosakata, meningkatnya kelancaran berbicara, perbaikan pengucapan, serta meningkatnya rasa percaya diri dalam berkomunikasi tanpa bergantung pada teks tertulis. Pendekatan pembelajaran yang kontekstual, suportif, dan non-judgmental terbukti efektif dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan mendorong partisipasi aktif peserta. Program ini memberikan kontribusi positif dalam mempersiapkan masyarakat lokal sebagai calon pelaku wisata yang lebih siap menghadapi wisatawan asing serta mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Pantai Mananga Aba.
References
Aliansyah, H. (2019). Peran Sektor Pariwisata Pada Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Di Jawa Barat. Jurnal Bina Ekonomi, 23(1), 39–55. https://doi.org/10.26593/be.v23i1.4654.39-55
Amin, F. H., Hanafie, N. K., Luhriyani, S., & Jefri, R. (2023). Pelatihan Berdialog Bahasa Inggris dengan Materi Kontekstual. HUMANIS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 22(2), 98–104.
Brown, H. D. (2007). Principles of Language Learning and Teaching. Pearson Education.
Dewi, R. Y. (2025). Bermain Peran dalam Peningkatan Keterampilan Bahasa Peserta Didik Sekolah Dasar. Jurnal Citra Pendidikan Anak, 4(3), 277–286. https://doi.org/https://doi.org/10.38048/jcpa.v4i3.5648
Dewi, S. N., Grahmayanuri, N., Aritonang, D. R., Muhammadiyah, U., Selatan, T., Muhammadiyah, U., & Selatan, T. (2024). Pelatihan bahasa inggris untuk pelaku wisata dalam mendukung pariwisata di desa aek galoga. PAKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 67–74.
Ebrahimi, H. (2022). Technology in Language Teaching & Learning Review of Contextual Language Learning : Real Language Learning on the Continuum. 4(1), 22–24.
Fadilla, H. (2024). Pengembangan Sektor Pariwisata untuk meningkatkan Pendapata Daerah Di Indonesia. BENEFIT: Journal of Business, Economics, and Finance, 2(1), 36–43. https://doi.org/10.31080/BENEFIT.
Hutchinson, T., & Waters, A. (1987). English for Specific Purposes: A Learner-Centered Approach. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511733031
Jocom, H. (2021). Rantai Nilai Industri Pariwisata Sumba Timur Dan Sumba Barat Daya. Jurnal Kajian Dan Terapan Wisata, 1(2), 1–21. https://doi.org/https://doi.org/10.53356/diparojs.v1i2.23
Johnson, E. B. (2002). Contextual Teaching and Learning: What It Is and Why It Is Here to Stay. Corwin Press, Inc., Thousands Oaks.
Mahpul, et al. (2020). Pelatihan Pengembangan Materi Ajar Speaking Berdasarkan Rekayasa Faktor Kognitif (Task Complexity) Bagi Guru-Guru SMP dan SMA di Kabupaten Lampung Selatan. Sakai Sambayan, 4(3), 212–218.
Mashudi, H. (2020). Contextual Teaching And Learning. LP3DI Press.
Moa, Y. J., Sasongko, I., Soewarni, I., Bendungan, J., Malang, S. N., Mananga, P., Loura, K., Sumba, K., & Daya, B. (2019). Strategi Pengembangan Kawasan Wisata Pantai Mananga Aba Berbasis Budaya di Desa Karuni Kecamatan Loura Kabupaten Sumba Barat Daya-NTT. 1–12.
Noor, P. A., Kumalati, R., & Normelani, E. (2024). Pengaruh pariwisata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dan kelestarian lingkungan. Jurnal Isu Sosial Dan Tinjauan Kebijakan, 2(1), 19–22. https://doi.org/https://doi.org/10.52364/kolaboratif.v2i1.52
Prasad, K. (2024). The Role of Local Community in Enhancing Sustainable Community Based Tourism. Jurnal of Electrical System, 558–571.
Prasetyo, I. (2025). Pengaruh Pengembangan Pariwisata terhadap Ekonomi Lokal di Kabupaten Pesisir Selatan , Sumatera Barat. JPIM: Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 02(04), 2164–2170.
Purwoko, H. (2010). Teori & Praktik Mengajar Bahasa Inggris : “ Speaking Ability ” Teori Mengajar Bahasa. Seminar Dan Lokakarya Nasional Penelitian Tindakan Kelas Dalam Perspektif Etnografi, 1–18.
Richards, J. C. (2008). Teaching Listening and Speaking: From Theory to Practice. Cambridge University Press.
Susilawati, T. (2021). Pengembangan Pembelajaran Speaking Berbasis Teori Translanguaging Menggunakan Aplikasi English For Kid. Proceeding of Integrative Science Education Seminar, 1(1), 345–352.
Tiwery, Y., Lekawael, R. F. J., Lekatompessy, J., Tiataliu, L., & Lerrick, J. (2026). Pelatihan Bahasa Inggris Dasar bagi Pemuda Desa Wisata di Tiakur dan Sekitarnya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 15293–15300. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4622
E-ISSN 3025-8529
Focus & Scope
Editorial Team
Reviewer Team
Author Guidelines
Article Template
Author Fee
Publication Ethics
Plagiarism Policy
Open Access Policy
Peer Review Process
Retraction & Correction
Licensing & Copyright
Archiving & Repository
Contact